Mempertahankan Berat Badan yang Ideal

Rata-rata remaja di Indonesia khususnya golongan putri akan mengahadapi masalah yang serius. Antara lain masalah kegemukan. Masalah gengsi adalah jawabannya. Padahal kegemukan itu wajar-wajar saja asalkan sehat dan tidak terlalu gemuk (obesitas). Tetapi ada juga kegemukan yang dikategorikan penyakit, dan ada pula kegemukan yang menyebabkan penyakit. Umumnya penyakit akibat kegemukan antara lain adalah diabetes  militus, gagal ginjal dan susah bernafas(asma). Kelemahan memiliki tubuh yang terlalu lebar anntara lain tidak pd, jadi celaan orang, tidak kuat jika mengerjakan tugas yang berat seperti berlari dan sebagainya. Bahkan ada juga yang karena kegemukan seseorang bissa meninggal dunia. Contoh kasusnya adalah wanita terberat didunia mati karena gagal ginjal setelah mencoba menurunkan berat badannya. Padahal diet itu adlah perbuatan yang bisa-bisa merusak kesehatan, tetapi ada juga orang yang malah dianjurkan untuk diet, contohnya adalah penderita obesitas yang  kerjaannya hanya makan dan tidur. Istilahnya  bukan anjuran untuk diet, lebih tepatnya adalah anjuran untuk mengonsumsi makanan yang seimbang dan sehat, selain itu ditekankan untuk berolahraga secara teratur untuk menghindari penumpukan lemak yang  berlebih dan menyeimbangkan antar berat badan dan  tinggi badan.
Adapun sedikit referensi bagi yang ingin melakukan diet ataupun hanya sekedar mempertahankan berat badan ideal.
Langkah awal, anda harus tahu pengertian lemak dan kolesterol. Karena keduanya berkaitan erat dengan yang namnya diet.
Anda harus tahu bahwa pembatasan terhadap kalori dapat memperlambat metabolisme. Kegagalan jangka panjang  yang kronis pada makanan penurun berat badan, ini telah membuat dokter dan ilmuwan meneliti masalah ini.
makanan tinggi protein mungkin mempunyai keuntungan dalam hal menjaga penurunan berat badan atau menurunkan lemak. Di satu studi, beberapa orang diminta untuk mengonsumsi makanan rendah kalori dalam satu bulan.
Diet dengan porsi makan yang diberi tambahan protein, berat badannya naik kurang dari 1 kg dibandingkan kelompok lain yang naik 3,3 kg. Namun demikian, tidak satu pun kenaikan berat badan dari kelompok tambahan protein yang berasal dari lemak. Asupan protein tinggi juga dihubungkan dengan penurunan lingkar pinggang.
Di studi yang lain, mereka yang mengalami kegemukan diberikan makanan yang sangat rendah kalori selama lima sampai enam minggu. Setelah itu, mereka diinstruksikan untuk mengonsumsi makanan rendah lemak. Sebagian orang melengkapi makanan mereka dengan karbohidrat (dalam wujud maltodextrin), sedang lainnya melengkapi makanan mereka dengan protein (50 gram kasein atau protein whey setiap hari). Mereka dapat mengonsumsi makanan baru ini sepuasnya selama 12 minggu.
Di akhir studi, mereka yang dilengkapi protein turun rata-rata 1,25 kg lebih dibandingkan mereka yang dilengkapi karbohidrat. Berat badan yang turun ini hampir seluruhnya adalah lemak.
Riset lain meneliti mereka yang mengonsumsi baik makanan tinggi protein (1.6 gram protein per kilogram berat tubuh per hari) maupun rendah protein (0.8 gram protein per kilogram berat tubuh per hari) selama satu tahun. Selama empat bulan pertama dirancang untuk mengurangi 500 kalori sehari, dan delapan bulan berikutnya, kalori yang dikonsumsi dirancang untuk menjaga berat badan.
Di akhir tahun, ketika penurunan berat badan tidak terlalu menunjukkan perbedaan, penurunan lemak justru jelas terjadi. Mereka yang mengonsumsi protein tinggi dapat melakukannya dengan lebih baik.mereka telah meningkatkan komposisi tubuh (lebih ramping massa tubuh dan lebih sedikit lemak) dibandingkan mereka yang mengonsumsi makanan rendah protein.
Penemuan terakhir ini meningkatkan komposisi tubuh adalah penting. Ketika berat badan seseorang turun, sebagian darinya mungkin adalah otot, dan ini bukanlah hal yang baik. Makanan tinggi protein dapat mengurangi hilangnya kerampingan volume tubuh selama penurunan berat badan.
Secara keseluruhan, ada bukti baik bila makanan tinggi protein membantu menjaga penurunan berat badan dan meningkatkan komposisi tubuh
“ HEALTH FOR A FUTURE” setidaknya akan sedikit membantu anda dalam mengatasi masalah berat badan yang menjadi ganjalan hati. Semoga diet anda berhasil, tetap jagalah kesehatan anda karena kesehatan itu adalah nikmat yang luar biasa melebihi nikmat materi dunia.

0 Comments:

Post a Comment



Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "